Launching Pemilihan Duta Posyandu Terintegrasi

launching-duta-posyndu-terinterasiBANDA ACEH – Ketua Tim Penggerak PKK Aceh (TP-PKK), Hj. Niazah A Hamid atau yang lebih dikenal Ummi Niazah melakukan launching Pemilihan Duta Posyandu Terintegrasi se-Aceh pada acara penutupan Rakorda Kelompok Kerja Operasional (pokjanal) Posyandu se-Aceh di Hotel Permata Hati, Ulee Lheue, Jumat, 14 Oktober 2016.

Ummi Niazah mengatakan, penyelenggaraan Pemilihan Duta Posyandu Terintegarasi yang dilaksanakan Badan Pemberdayaan Masyarakat bertujuan untuk mensosialisasikan Posyandu kepada masyarakat dan memberi motivasi kepada kader Posyandu agar meningkatkan pengetahuan dalam hal pelayanan sosial dasar yang terintegrasi.

Keberadaan Posyandu terintegrasi kata Niazah belum merata di Aceh, hal tersebut dikarenakan Pokja Posyandu dan Kader Posyandu belum semuanya memahami dengan baik peran dan fungsi Konsep Posyandu terintegrasi.

“Pemilihan Duta Posyandu ini kita harap mampu mendorong motivasi Pokja dan Kader Posyandu di seluruh Aceh dalam bekerja sehingga masyarakat yang membutuhkan layanan sosial dasar semakin terlayani,” kata Niazah.

Ummi Niazah menjelaskan, Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 19 Tahun 2011 tentang Pedoman Pengintegrasian Layanan Sosial Dasar di Posyandu, serta Peraturan Gubernur Aceh Nomor 60 Tahun 2012 tentang Pengintegrasian Layanan Sosial Dasar di Posyandu Aceh, ditegaskan bahwa layanan sosial dasar di Posyandu harus dijalankan secara terintegrasi agar manfaatnya lebih maksimal bagi masyarakat.

“Dengan pelayanan terintegrasi, Posyandu tidak hanya sebagai tempat pelayanan kesehatan Ibu Hamil, Balita serta Pelayanan KB, tapi dapat pula memberikan layanan untuk bidang lain, seperti Bina Keluarga Balita (BKB) dan Pos PAUD,” ujar Niazah.

Agar pelayanan lebih maksimal lanjut Niazah, setiap Kader Posyandu dan Kelompok Kerja Operasional Posyandu harus memahami makna dari Posyandu terintegrasi. Oleh sebab itu dibutuhkan daya dorong yang kuat agar setiap kader dan Pokja Posyandu senantiasa mau meningkatkan kapasitas dan pelayanannya.

Pada kesempatan tersebut, Ummi Niazah juga mengajak pengurus Tim Penggerak PKK di berbagai tingkatan agar saling mendorong dan memperkuat keberadaan Posyandu di wilayah masing-masing.

“Pengurus PKK harus aktif memberikan motivasi, bimbingan, pembinaan dan dorongan agar kader Posyandu dapat memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat,” kata Niazah.

Sementara itu, Plt Badan Pemberdayaan Masyarakat Aceh, Ramli Daud melalui Kabid Ketahanan Masyarakat, Mukim dan Gampong, Ruksana mengatakan, kegiatan Pemilihan Duta Posyandu Terintegrasi se-Aceh akan diseleksi secara ketat oleh tim BPM Aceh.

Tim BPM Aceh kata Ramli Daud akan melakukan penilian terhadap Posyandu yang sudah mengintegrasikan beberapa layanan sosial Dasar seperti Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), Tempat Pengajian Anak (TPA), Bina Keluarga Balita (BKB) dan Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu).

“Kita harap dengan kegiatan ini akan mendorong motivasi masyarakat untuk mewujudkan Posyandu terintegrasi di seluruh gampong yang ada di Aceh,” ujar Ramli.(rel)

http://klikkabar.com/