Wali Kota Menjawab: Warga Apresiasi Upaya Pemko Tangani Air Bersih

Banda Aceh – Pemerintah Kota Banda Aceh di bawah kepemimpinan Wali Kota Aminullah Usman dan Wakil Wali Kota Zainal Arifin terus meningkatkan pelayanan dalam mewujudkan ketersediaan air bersih untuk warga Kota Gemilang.

Hal itu mengemuka dalam Talkshow Interaktif “Wali Kota Menjawab” yang mengangkat tema “Air Bersih” disiarkan secara live oleh 10 stasiun radio di Kota Banda Aceh dari pendopo, Senin (11/1/2021).

Program yang diinisiasi oleh Bagian Humas Pemko dan dipandu oleh Dian Rahmad tersebut diwakilkan oleh wakil wali kota Zainal Arifin dengan narasumber Kepala Ombudsman Aceh Taqwaddin, Wakil Ketua DPRK Usman, Sekda Amiruddin dan Direktur Utama PDAM Tirta Daroy, T. Novizal Aiyub dan dihadiri juga Kabag Pembangunan Syaifuddin Ambia serta Kabag Humas Said Fauzan.

Mewakili wali kota, Zainal Arifin menyampaikan kepada masyarakat mengenai apa saja yang menjadi persoalan air bersih di Banda Aceh dan upaya yang telah dilakukan Pemerintah Kota dalam menangani hal tersebut.

“Persoalan air bersih memang begitu komplek mulai dari persoalan sumber air baku, kebocoran bendungan karet, jalur pipanisasi serta kasus pencurian air yang dilakukan oknum-oknum yang tak bertanggung jawab,”katanya.

Chek Zainal juga menjelaskan Pemko terus melakukan beberapa solusi sesuai dengan cita-cita wali kota Aminullah Usman yang ingin persoalan air bersih di Kota Banda Aceh terselesaikan.

“Untuk saat ini Pemerintah Kota sudah melakukan peremajaan jaringan perpipaan yang rusak, bocor, membangun Reservoir Pompa Booster, Alhamdulillah bendungan karet akan dibangun di Tahun 2022 oleh Pemerintah Pusat, kita juga berharap agar warga memiliki kesadaran untuk tidak melakukan pencurian air”,jelasnya.

Wakil Ketua DPRK Usman mengatakan bahwa saat ini upaya wali kota dan wakil wali kota terhadap air bersih sudah sangat maksimal dan dengan adanya pembangunan reservoir persolan air bersih sudah terselesaikan dan sudah dinikmati warga.

Kepala Ombudsman Aceh Taqwaddin memberikan apresiasi kepada Pemerintah Kota Banda Aceh terkait pelayanan publik dengan membuka call center PDAM. “Ini langkah yang sangat bagus untuk mengatasi keluhan warga layanan air bersih,” sebutnya.

Direktur Utama PDAM Tirta Daroy, T. Novizal Aiyub menjelaskan seluruh upaya sudah dilakukan, pihaknya meminta kepada warga agar melapor jika ada persoalan melalui call center, sehingga nantinya tim yang bekerja dilapangan bisa langsung mengatasi dan memperbaiki.

Dalam program wali kota menjawab tersebut, upaya wali kota juga mendapat apresiasi oleh salah seorang warga Darusalam Edi, Ia juga berharap Pemko mengeluarkan fatwa haram untuk kasus pencurian air yang sangat meresahkan masyarakat Banda Aceh. (AY)

https://bandaacehkota.go.id