
Siak – Rapat Kerja Nasional Jaringan Kota Pustaka Indonesia (Rakernas JKPI) ke VIII tahun 2020 digelar di Kabupaten Siak, Provinsi Riau. Delegasi Kota Banda Aceh memastikan hadir pada agenda tahunan JKPI ini.
Jumat (18/12/2020), rombongan Banda Aceh dipimpin langsung Wali Kota Banda Aceh, Aminullah Usman bersama Wakil Wali Kota Zainal Arifin dan rombongan lainnya sudah tiba di Siak.
Kehadiran Aminullah dan rombongan disambut langsung Bupati Siak, Alfedri, beserta jajaran.
Dengan menerapkan protokol kesehatan, Wali Kota Aminullah dan rombongan dijamu makanan khas Daerah Siak, di sebuah warung Pondok Seafood Asam Pedas, di kawasan pinggir sungai Siak, tepatnya di Kampung Tempat. Acara berlangsung penuh keakraban. Hadir bersama Bupati Alfedri, Sekda Arfan Usman, para asisten serta kepala SKPD.
Dalam pertemuan ini, Aminullah merasa istimewa disambut akrab oleh Alfedri. Sempat berbincang ramah, Aminullah siap berbagi clue bagaimana keberhasilannya menata Ibu Kota Provinsi Aceh yang menoreh segudang penghargaan itu.
“Awal yang baik kami di sini. Terima kasih Pak Alfedri atas sambutannya. Meski keadaan terbatas dikarenakan pandemi, namun kita tetap optimis rakenas berjalan dengan lancar dengan diiringi protokol kesehatan,” ujarnya.
Sementara itu, dalam bincangnya, Alfedri mengatakan, kendati saat ini masih pandemi Covid-19, kegiatan berskala nasional itu tetap digelar namun dengan pola minimalis, menyesuaikan bentuk dan rangkaian kegiatan dengan menerapkan protokol kesehatan.
Alfedri menyebutkan, sejumlah acara yang tadinya ada, sekarang ditiadakan. Seperti pawai budaya dan festival sungai Siak. Bahkan, seminar internasional yang tadinya akan dihadiri pembicara dari UNESCO, batal hadir dan hanya dilakukan secara virtual.
Tidak hanya mengurangi kegiatan, jumlah peserta yang hadir juga berkurang. Sebelumnya, diperkirakan akan dihadiri sekitar 30-50 kepala daerah se-Indonesia, nanti hanya sekitar 12 kepala daerah saja.
“Yang hadir hanya pengurus JKPI. Setiba di Siak, seluruh kepala daerah juga akan di rapid test. Acara ini dipastikan tidak ada mengundang masyarakat,” ujarnya. (riz)