Walikota Serahkan 2 Rumah untuk Duafa

*Azhari dan Sapiah Ucapkan Syukur dan Terima Kasih*

Banda Aceh – Selasa, 2 Februari 2021, Wali Kota Banda Aceh Aminullah Usman menyerahkan dua unit rumah layak huni untuk warga duafa. Rumah pertama diserahkan kepada Azhari, warga Gampong Lamdom, dan satunya lagi untuk Sapiah warga Gampong Peunyeurat. Di sela-sela penyerahan rumah, wali kota turut menyantuni sejumlah anak yatim di kedua gampong.

Usai seremoni penyerahan kedua rumah bertipe 36 plus yang dibangun dengan dana zakat yang terkumpul via Baitul Mal Banda Aceh itu, wali kota menyatakan memang sudah menjadi komitmennya untuk mengentaskan rumah tidak layak huni di Banda Aceh. Bukan sekedar komitmen, sudah ratusan rumah warga kurang mampu yang dibangun baru dan direnovasi sedari ia menjabat sebagai wali kota.

Menurutnya, pembangunan rumah layak huni dan penyerahan kepada yang berhak, merupakan program lanjutan yang terus dilakukan pihaknya. “Sejak 2017 sudah ada ratusan rumah, baik yang kita bangun maupun rehab. Selain lewat baitul mal juga melalui Dinas Perkim Banda Aceh,” ujarnya.

Masih menurut Aminullah, program dimaksud dilahirkan dalam rangka mengentaskan rumah tidak layak huni di Banda Aceh. “Satu per satu kita tuntaskan, sesuai anggaran yang tersedia dan berdasarkan skala prioritas. Selain di Lamdom, hari ini juga kita serahkan satu lagi di Gampong Peunyeurat,” ujarnya lagi.

Kepada penerima, wali kota berharap rumah baru tersebut dapat menjadi tempat tinggal dan ibadah yang nyaman. “Juga bisa dengan tenang mencari rezeki dan merajut silaturahmi dengan keluarga dan tetangga sekitar,” katanya seraya berharap semakin banyak masyarakat atau muzakki yang menyalurkan zakatnya via Baitul Mal Banda Aceh.

Ia pun mengungkapkan kinerja Baitul Mal Banda Aceh kini sudah diakui secara nasional. “Zakat yang terkumpul, insya Allah kita salurkan tepat sasaran. Mulai dari membangun rumah duafa, membantu fakir miskin, tua uzur, dan anak yatim, hingga memberi pelatihan dan modal usaha bagi pemuda-pemudi,” ungkapnya.

Komisioner Baitul Mal Banda Aceh Aisyah M Ali mengatakan, semenjak kepemimpinan Aminullah Usman-Zainal Arifin, pihaknya telah membangun baru dan merenovasi 107 rumah bagi masyarakat kurang mampu. “Rinciannya, dari 2017 hingga sekarang, sudah 85 unit rumah yang kita bangun dan 22 lainnya direnovasi.”

Pihaknya pun mengapresiasi atensi dan dukungan penuh wali kota dalam mewujudkan rumah layak huni bagi seluruh warga Banda Aceh. “Terima kasih pula kami sampaikan kepada para muzakki. Semoga ke depan jumlahnya semakin bertambah, dan semakin banyak juga rumah duafa yang bisa kita bangun,” katanya.

Sang penerima rumah bantuan, Azhari, mengucapkan syukur dan terima kasih kepada wali kota, baitul mal, camat, keuchik, dan terutama para muzakki. “Hanya Allah SWT yang mampu membalas segala kebaikan bapak-ibu semua. Kami juga berharap nanti lebih banyak lagi keluarga yang dibantu dibuatkan rumah oleh Pak Wali dan jajarannya melalui dana zakat ini,” katanya.

Hal senada juga disampaikan Sapiah selaku penerima rumah bantuan di Peuyeurat. “Terima kasih Pak Wali atas komitmennya yang terus peduli terhadap kaum duafa, sehingga saya dan keluarga bisa memiliki rumah layak huni. Dan juga terima kasih saya kepada baitul mal dan para muzzaki yang telah menyalurkan zakatnya melalui Baitul Mal Banda Aceh,” ungkapnya.

Turut hadir dalam acara tersebut anggota DPRK Banda Aceh Irwansyah dan Arifin, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setdako Banda Aceh Faisal, Kepala Sekretariat Baitul Mal Wahyudi, Camat Lueng Bata Mustafa, Camat Banda Raya Faidian Faisal, Keuchik Lamdom Sulaiman, Keuchik Peunyerat T Ismed Fadillah, serta sejumlah tamu undangan lainnya. (Jun/AY)

 

Safiah: Terima Kasih Pak Wali, Kami Bisa Tinggal di Rumah Yang Indah

Aminullah Sebut Ini Persembahan Para Muzakki

Banda Aceh – Sapiah 56 tahun, salah satu warga miskin Gampong Peunyerat tak kuasa menahan tangis haru. Ia seolah tak percaya ketika gubuk reyot beralas tanah yang biasa ia tempati bersama keluarga telah berubah menjadi bangunan kokoh nan indah.

Betapa tidak, selama ini ia dan suami beserta kedua anaknya tinggal di hunian yang berdinding papan dan triplek bekas serta berlantai tanah yang jauh dari kata layak.

Berkat Program rumah layak huni bersumber dari zakat Baitul Mal Kota Banda Aceh, kini Safiah dan keluarganya tak resah lagi dan bisa tinggal dengan nyaman setelah diserahkan padaSelasa (2/2/2021).

Dalam wawancara singkat dengan media ini, Safiah mengucapkan rasa syukur kepada Allah dan menyampaikan terima kasih kepada Wali Kota Banda Aceh Aminullah Usman atas kepedulian terhadap kaum duafa.

“Alhamdulillah saya dan keluarga mendapat rumah layak huni program Baitul Mal, ini mungkin jawaban dari doa-doa kami dan keluarga selama ini,” ucapnya

“Saya juga mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada wali kota yang memiliki respon cepat terhadap warga kurang mampu dan kaum duafa lainnya dan kini kami sudah tinggal di rumah yang indah dan layak huni,” ungkapnya dengan suara terbata-bata.

“Selama masa kepemimpinan Wali Kota Aminullah, banyak sekali program dan kebijakan beliau yang memang menyentuh warga miskin, tidak hanya rumah tapi juga banyak sekali bantuan seperti bea siswa, bantuan peralatan kerja, dan pelatihan skill,” ujarnya sambil menyeka air mata.

Wali Kota Aminullah dalam penyampaiannya mengatakan bahwa pembangunan rumah layak huni program Baitul Mal ini adalah hasil zakat dari para Muzakki.

“Bantuan ini adalah persembahan dari para muzzaki yang telah bersedekah dan berinfaq di Baitul Mal dan nantinya kita doakan semakin banyak warga atau muzakki yang berzakat via Baitul Mal,” harapnya. (AY)

https://bandaacehkota.go.id