Banda Aceh Perkuat Ekonomi Masyarakat melalui UMKM dan BUMG

BANDA ACEH — ASWINNEWS.COM — Pemerintah Kota Banda Aceh terus mendorong penguatan ekonomi masyarakat melalui pengembangan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) serta Badan Usaha Milik Gampong (BUMG).

Langkah tersebut dinilai strategis untuk meningkatkan kemandirian ekonomi masyarakat sekaligus mempercepat upaya pengentasan kemiskinan di tingkat gampong.

Salah satu upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan “Smart UMKM, Supplier and Business Matching” yang mempertemukan pelaku UMKM dan BUMG dengan berbagai pihak potensial, mulai dari dunia usaha, perhotelan, perbankan, rumah sakit hingga sektor lainnya.

Kegiatan digelar Kamis (27/8/2026) di Aula BAPELKES, Jalan Teuku Nyak Arif, Banda Aceh, dengan melibatkan UMKM dan BUMG yang berada di bawah pembinaan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Gampong Kota Banda Aceh.

Buka Akses Pasar dan Kemitraan

Business Matching tersebut menjadi ruang untuk membuka peluang kerja sama sekaligus memperluas pemasaran produk lokal agar mampu menembus pasar yang lebih luas dan memiliki daya saing.

Pelaku UMKM dan BUMG diharapkan tidak hanya menjadi penerima program pemerintah, tetapi mampu membangun jaringan usaha, meningkatkan kualitas produk, memperluas pemasaran, serta menjalin kemitraan secara berkelanjutan.

Wali Kota Banda Aceh yang diwakili Asisten II, Faisal, menyampaikan apresiasi kepada para pelaku UMKM dan BUMG yang telah berpartisipasi.

Dalam arahannya, Faisal mengatakan kolaborasi antara pemerintah, pelaku usaha, perhotelan, rumah sakit, perbankan dan UMKM menjadi salah satu kunci dalam memperkuat perekonomian daerah.

“Sesungguhnya kita berterima kasih kepada pihak perhotelan dan rumah sakit yang mau bekerja sama dengan UMKM dan BUMG,” ujarnya.

Menurutnya, penguatan UMKM juga harus diikuti peningkatan kualitas sumber daya manusia serta pemanfaatan teknologi digital.

Melalui Banda Aceh Akademi, peningkatan kapasitas dan pemanfaatan teknologi diharapkan dapat membantu pelaku usaha memperluas jangkauan pasar dan meningkatkan daya saing.

“Business Matching ini menjadi ruang untuk saling memperkuat, saling mendukung dan membuka semakin banyak peluang bagi UMKM dan BUMG untuk berkembang,” katanya.

Semangat yang ingin dibangun melalui kegiatan tersebut dirangkum dalam pesan sederhana, “Satu Pertemuan, Banyak Kesempatan.”

Banyak Peluang Kemitraan

Sementara itu, narasumber dari Kementerian Koordinator Pemberdayaan Masyarakat yang diwakili Zubaidah menyampaikan masih terbuka banyak peluang kerja sama yang dapat dikembangkan oleh UMKM dan BUMG.

Peluang tersebut antara lain melalui kerja sama dengan sektor perhotelan, perbankan seperti Bank Syariah Indonesia (BSI), rumah sakit, serta berbagai sektor usaha lainnya yang membutuhkan produk maupun jasa dari pelaku usaha lokal.

Menurutnya, antusiasme UMKM dan BUMG di Banda Aceh menjadi modal penting untuk membangun kembali semangat kewirausahaan masyarakat sekaligus memperkuat ekonomi lokal.

Setelah pelaku usaha mampu bangkit, kata dia, tantangan berikutnya adalah memastikan keberlanjutan usaha melalui kemitraan yang sehat, peningkatan kualitas produk serta perluasan akses pasar.

“Program ini merupakan semangat baru bagi UMKM dan BUMG. Mudah-mudahan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat. Kepentingan kita adalah kepentingan ekonomi masyarakat,” ujarnya.

Diharapkan Lahir Kontrak Kerja Sama

Kegiatan Smart UMKM, Supplier and Business Matching diharapkan tidak berhenti sebagai forum pertemuan semata. Lebih jauh, kegiatan tersebut diharapkan menghasilkan kemitraan usaha, kontrak kerja sama, peningkatan pemasaran produk lokal, serta membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat.

Sinergi antara pemerintah, UMKM, BUMG, dunia usaha, perbankan, rumah sakit, perhotelan dan berbagai lembaga lainnya dinilai penting untuk membangun ekosistem ekonomi masyarakat yang lebih mandiri, produktif dan berkelanjutan.

Penguatan UMKM dan BUMG pada akhirnya bukan hanya berbicara mengenai pertumbuhan usaha, tetapi juga menyangkut penciptaan lapangan kerja, peningkatan pendapatan masyarakat, serta pembangunan ekonomi gampong yang lebih kuat.

Penulis: A. Yani/Khairuddin, S.Ag.
Narasumber: Zubaedah

aswinnews.com

Kegiatan dihadiri oleh Kabid Pemberdayaan Ekonomi dan Kerjasama DPMG Kota Banda Aceh [Fakrul Razi,ST,MM]