Perbaikan Pipa PDAM Ditargetkan Selesai November

BANDA ACEH – Upaya perbaikan pipa PDAM Tirta Daroy untuk memenuhi penyediaan air bersih ke rumah-rumah warga Kota Banda Aceh di wilayah yang terkena tsunami, ditergetkan selesai bulan November 2010. Perbaikan pipa tersebut telah dilakukan sejak Juni 2010 oleh Dinas Pekerjaan Umum Kota Banda Aceh, meliputi beberapa gampong di Kecamatan Jaya Baru, Meuraxa, dan Kuta Raja.  Kabag Humas Pemko Banda Aceh, Drs Mahdi, Senin (13/9) mengatakan, pengerjaan pipa tersebut menitikberatkan pada optimalisasi jaringan dan penekanan tingkat kebocoran. Pelaksanaannya dilakukan Pemko Banda Aceh secara bertahap dan penyelesaiannya ditargetkan pada November 2010.

“Pengerjaan pipa yang dilakukan itu untuk memperbaiki jaringan pipa di lokasi-lokasi yang bermasalah. Seperti mengganti pipa yang bocor, rusak, dan putus. Serta memperbaiki sambungan, pemasangan sambungan rumah, dan juga perluasan jaringan,” kata Mahdi.

Dia mengungkapkan, saat ini proses pelaksanaan perluasan pipa baru, perbaikan pipa baik bocor, rusak, dan putus, baru selesai 80 persen. Menurut Mahdi, perbaikan jaringan yang rusak memakan waktu yang lumayan lama. Karena harus menggali dan mengecek per ruas jaringan untuk mengetahui titik kerusakannya. “Untuk itu masyarakat diharapkan dapat bersabar dan memahami permasalahan menyangkut air bersih ini,” ujar Mahdi.

Dia menambahkan, selama ini pola penanganan masalah jaringan pipa air bersih yang dilakukan Pemko Banda Aceh, dilaksanakan oleh Dinas PU yang berkoordinasi dengan manajemen PDAM Tirta Daroy, camat dan keuchik setempat. Setelah itu baru dilakukan pemeriksaan lapangan untuk menentukan prioritas penanganannya. Menurutnya, keterlambatan penyelesaian masalah jaringan pipa PDAM ini disebabkan karena keterbatasan dana yang tersedia. Sehingga harus disesuaikan dengan volume kontrak.

“Diharapkan, setelah pekerjaan ini selesai, masyarakat di lokasi yang telah ditangani tersebut sudah dapat menikmati air PDAM. Namun tidak dapat dipungkiri bahwa masalah air bersih sangat kompleks, karena selain terkait dengan jaringan perpipaan, tekanan air juga sangat memengaruhi sampai atau tidaknya air ke rumah-rumah warga,” kata Mahdi, kemarin.

Keuchik Gampong Jawa, Abu Leman kepada Serambi mengatakan, pascatsunami masyarakat daerahnya kesulitan air bersih. Sumur bor yang ada di rumah masyarakat tidak semuanya berkualitas baik. Sementara itu, air PDAM yang mengalir di gampongnya, tidak semua dirasakan oleh masyarakat setempat, alias tidak merata.

“Maka dengan adanya perbaikan dan perluasan jaringan pipa tersebut akan sangat memberi manfaat bagi warga. Namun ke depan, Pemko Banda Aceh dalam hal ini PDAM Tirta Daroy, diharapkan terus mengecek pipa-pipa yang bocor, dan kualitas air diharapkan bisa lebih baik. Sebab air yang mengalir ke rumah penduduk terkadang warnanya tidak jernih.(c47)

http://www.serambinews.com/news/view/38811/perbaikan-pipa-pdam-ditergetkan-selesai-november

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*