Aceh Hospital Dibuka

BANDA ACEH – Jumlah rumah sakit swasta di Banda Aceh bertambah satu lagi. Kepastian itu diperoleh setelah Aceh Hospital–rumah sakit swasta yang berlokasi di Jalan AMD Nomor 111 Desa Lamdom, Kecamatan Lueng Bata, Banda Aceh–Kamis (21/10) dibuka. Soft Opening rumah sakit itu tidak dilakukan dalam bentuk seremonial, tapi ditandai dengan sejumah kegiatan sosial sejak kemarin hingga beberapa hari ke depan.
Direktur Umum Aceh Hospital, Ir Yusri SE, kepada Serambi, kemarin, menjelaskan, kegiatan yang dilaksanakan pihaknya dalam rangka soft opening rumah sakit antara lain kenduri untuk 60-an anak yatim dan kenduri bagi 1.000-an undangan lainnya yang dilaksanakan pada Kamis (21/10), pengobatan dan cek kesehatan gratis yang dimulai sejak kemarin hingga batas waktu yang dianggap memadai, serta pemberian gizi tambahan dan lomba melukis bagi balita yang akan dilakukan Sabtu (23/10) mendatang.

Menurut Yusri, kenduri untuk anak yatim dari Lueng Bata, Lamdom, dan Co Mesjid kemarin pagi diawali dengan shalat shubuh berjamaah dan doa bersama di rumah sakit tersebut. “Setelah kenduri anak yatim, rumah sakit ini dipeusijuek oleh sejumlah tengku gampong setempat. Kemudian dibuka pengobatan dan cek kesehatan gratis dan pada siangnya dilaksanakan kenduri bagi 1000-an undangan dari sejumlah elemen masyarakat termasuk warga sekitar rumah sakit,” jelas Yusri seraya menyatakan ke depan pihaknya juga berencana untuk membuka konsultasi kesehatan secara gratis.

Ditanya fasilitas yang sudah dimiliki rumah sakit tersebut saat ini, Yusri menyatakan fasilitas yang sudah ada sekarang antara lain satu Instalasi Gawat Darurat (IGD), 13 poli, satu laboratorium, dan satu apotik. Jumlah kamar yang sudah tersedia saat ini, lanjutnya, sebanyak 70 kamar dengan 70 tempat tidur. “Dengan fasilitas yang ada saat ini serta didukung delapan dokter umum dan beberapa dokter spesialis, kita juga sudah mulai menerima pasien rawat jalan,” kata Yusri.

Jika operasional sudah berjalan maksimal nantinya yang ditargetkan pada Februari 2011 mendatang, tambah Yusri, rumah sakit itu akan memiliki 240 kamar dengan 360 tempat tidur serta didukung sejumlah fasilitas lainnya selain yang sudah ada sekarang seperti dua ruang operasi, satu ICCU, dan penambahan dokter baik umum dan spesialis. “Dengan fasilitas yang ada nantinya kita harapkan rumah sakit ini bisa menjadi salah satu rumah sakit pendidikan di Aceh,” demikian Yusri.(jal)

sumber : http://www.serambinews.com/

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*