BBGRM 2012

Peringatan Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) IX dan HKG PKK ke-40, Tingkat Provinsi Aceh dilaksanakan di lapangan Gampong Bunien, Kecamatan Simpang Tiga, Kamis (31/5). Pejabat Gubernur Aceh, Ir Tarmizi A Karim MSc, menyerahkan dana bantuan secara simbolis pada program PNPM-Mandiri tahun 2012 sebesar Rp 530.450.000.000 kepada 22 kecamatan dan 730 gampong diterima Pj Bupati Pidie, T Anwar ZA ,.Bantuan dana BKPG untuk 52 gampong di Pidie sebesar Rp 3.588.000.000, diterima Camat Simpang Tiga, Iskandar Abbas. “Total dana BKPG tahun 2012 Rp 446.119.000.000, untuk 6.451 gampong pada 23 kabupaten/kota di Aceh. Setiap gampong menerima Rp 69 juta.

Tarmizi A Karim menyerahkan bantuan BKPG pembangunan talud irigasi Rp 50 juta di Gampong Geunteng Kecamatan Simpang Tiga. Lalu, pembangunan satu unit polindes Rp 56,2 juta di Gampong Kupula Kecamatan Padang Tiji dan pembangunan saluran limbah Rp 50 juta di Gampong Liliep Bungie, Kecamatan Simpang Tiga, Pidie.

Kemudian, pengerasan jalan 403 meter di Gampong Kupula Tanjong, Kecamatan Padang Tiji dan pembangunan satu polindes 6X9 meter Rp 144,9 juta di Gampong Peukan Sot, Kecamatan Glumpang Tiga. Selanjutnya, Pemerintah Aceh memberikan bantuan PEPG Rp 27,5 juta perkelompok serta menyerahkan buku Serambi Kuliner Aceh asam sunti kepada empat kelompok tani belimbing asam. Yakni, Kecamatan Simpang Tiga, Pidie dan Gampong Blang Awe, Kecamatan Meureudu, Pidie Jaya serta Kecamatan Juli Bireuen dan Kecamatan Sawang, Aceh Utara.

Selanjutnya melalui Dinas Binas Marga dan Cipta Karya (BMCK) juga membangun infrasruktur di Kecamatan Simpang Tiga, diantaranya pembangunan musalla Dayah Nurul Huda Gampong Pante Rp 50 juta. Dana pembangunan Meunasah Gampong Pante Rp 100 juta, pemeliharaan lapangan sepakbola di Gampong Bunien Simpang Tiga Rp 200 juta, pembangunan jalan rabat beton dan saluran di Curucok Sagoe serta saluran drainase Rp 95 juta.

Kemudian, dana pembangunan jalan Sungai Alue Keutapang Gampong Liliep Rp 100 juta dan pembangunan jalan rabat beton Gampong Peukan Tuha sebesar Rp 90 juta. Selain itu, Dinas Sosial Aceh menyalurkan bantuan beras 10 Kg/KK, gula pasir 4 Kg/KK dan kacang 2 Kg/KK yang totalnya 160 paket. Dinas Kelautan dan Perikanan Aceh, memberikan 33.000 ekor bibit ikan nila, Dinas Syariat Islam Aceh memberikan sepuluh gulung sajadah dan Biro Isra Aceh memberikan bantuan untuk menunasah Rp 5 juta dan masjid Rp 10 juta serta Dinas Pengairan Aceh memberikan bantuan lima unit mesin jahit kepada PKK Gampong Bunien, Kecamatan Simpang Tiga.(Serambi Indonesia)

Sebelumnya, Wakil Presiden Indonesia, Boediono beserta Ibu Herawati Boediono menghadiri peringatan Bulan Bakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) IX dan Hari Kesatuan Gerak (HKG) Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) di Pasar Induk Puspa Agro, Sidoarjo, Kamis,24 Mei 2012.

 Peringatan ini dihadiri juga oleh Menteri Dalam Negeri, Gamawan Fauzi dan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Linda Amalia Sari Gumelar, Gubernur seluruh Indonesia serta para Bupati/Wali Kota termasuk Bupati Nganjuk Drs H Taufiqurrahman dan Ketua TP PKK Kabupaten Nganjuk Dra Hj Ita Triwibawati Ak MSi.

Dalam sambutannya Gubernur Jawa Timur, Soekarwo menyatakan menyambut gembira ditunjuknya Jatim sebagai tuan rumah pelaksanaan BBGRM IX dan HKG PKK. Ia mengatakan, dengan kehadiran semua Gubernur di Jatim kali ini merupakan salah satu langkah untuk menunjukkan kerukunan antara sesama rakyat Indonesia.

Sementera itu Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi dalam sambutannya mengatakan, BBGRM merupakan upaya untuk lebih menggelorakan semangat gotong royong. “Gotong royong merupakan kearifan lokal yang sangat berperan dalam pembangunan,” sebutnya.

Sedangkan HKG PKK dimaknai untuk menyatukan gerak langkah untuk memberdayakan masyarakat melalui 10 program pokok PKK dan meningkatkan kesejahteraaan masyarakat.

Mendagri juga berharap agar masyarakat terus meningkatkan kepedulian dan saling tolong menolong untuk meningkatkan kesejahteraan.

“Sedangkan untuk PKK juga memikul beban untuk mewujudkan keluarga sehat. Karena keluarga sehat merupakan kunci mewujudkan negara yang kuat,” ujar Gamawan.

Kiprah PKK melalui 10 program pokok PKK sangat membanggakan dalam rangka pemberdayaan masyarakat. Pemberdayaan memang harus dimulai dari keluarga merupakan lingkup sosial terkecil.

“Kita harus memberikan penghargaan kepada penggerak PKK karena selama terus mengabdi dan bertugas tanpa mengenal lelah,” lanjutnya.

Sebelum acara puncak pagi ini, sebelumnya juga sudah dilakukan Roadshow dan pemberian bantuan di Kabupaten Kutai Kartanegara, Kabupaten Bintan, Kabupaten Badung dan Kabupaten Maros.

Selain itu dilakukan juga talkshow di televisi, penilaian pasar desa, gotong royong sebulan penuh di masing-masing daerah, bedah lingkungan kawasan kumuh, bedah pasar desa, bedah rumah, perbaikan sarana prasaran lingkungan dan seminar posyandu. http://www.nganjukkab.go.id

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*