Proyek Perubahan Camat Baiturrahman

Banda Aceh – Camat Baiturahman Kota Banda Aceh M Rizal S STP saat ini sedang menyelesaikan program pendidikan Diklat Kepemimpin Tingkat III. Salah-satu syarat diakhir pendidikan yang diikuti para pejabat ini, adalah menciptakan sebuah karya dalam bentuk proyek perubahan.

Sebagai tugasnya, Rizal S STP pun membuat proyek perubahan yang dinamai Satuan Tugas Terpadu Penanganan Korban Bencana (Satgas Tapeuna) Kecamatan Baiturrahman Katanya, Satgas ini melibatkan Muspika, seperti TNI dan Polisi, unsur Puskesmas, Pemuda FOKBAR, RAPI Kecamatan, Keuchik dan Perangkat Gampong hingga KUA Kecamatan.

“Dalam SOP yang kita buat, semua terlibat dan punya tugas masing-masing. Sangat detail kita bagi tugasnya mulai dari penanganan pertama saat kebakaran, masa panik hingga korban menerima segala bantuan, ” ujar Rizal usai memimpin simulasi, Rabu (21/6/2017).   

Kata Rizal, Satgas yang dibentuk benar-benar menjadi bekerja maksimal sesuai tupoksi masing-masing. Saking jelasnya tupoksi, bahkan korban tidak perlu melakukan apapun karena semua sudah diurus oleh Satgas.

“Seperti semua administrasi kependukan seperti KK, KTP, Akte dan lain sebagianya tidak perlu diurus korban. Semua tanggung jawab Satgas dan korban hanya perlu menunggu di rumah atau tempat pengungsian saja,” tambah Rizal.

Ditanya kenapa sampai menemukan ide seperti itu, Rizal mengatakan sudah saatnya mindset aparatur berubah dan benar-benar jadi pelayan bagi masyarakat, apalagi saat rakyat sedang dilanda musibah.

“Kita ingin Negara benar-benar hadir di tengah rakyat, sudah saatnya Negara yang mencari rakyat bukan sebaliknya,”  ujar Rizal menceritakan latar belakang dari proyek perubahannya.

Simulasi yang digelar berjalan lancar, dimulai dari teriakan salah satu warga yang berteriak ‘kebakaran’. Kemudian dilanjutkan dengan laopran Keuchik kepada Camat atas musibah tersebut. Sejurus kemudian Camat langsung mengambil komando dan mengumpulkan semua Satgas melalui alat komunikasi yang ada.

“Alhamdulillah simulasi berjalan sukses, semoga dengan simulasi ini Satgas dapat benar-benar memahami tugas dan fungsi masing-masing. Dan ketika ada bencana kita benar-benar siap untuk memberikan pertolongan sesuai SOP yang telah ada,” tutupnya. (mkk)

http://www.bandaacehkota.go.id/