Kota Banda Aceh mengirimkan dua keuchik dalam kegiatan Kepala Desa Masuk Kampus (KDMK) Angkatan I yang diselenggarakan oleh Direktorat Jenderal Bina Pemerintahan Desa Kementerian Dalam Negeri bekerja sama dengan Universitas Indonesia sebagai bagian dari Program Pemerintahan Desa Berdampak Tahun 2026, sebagaimana tertuang dalam surat Direktorat Jenderal Bina Pemerintahan Desa Nomor 100.2.4/3373/BPD tanggal 18 Juni 2026 tentang penyampaian pelaksanaan kegiatan Kepala Desa Masuk Kampus, yaitu Keuchik Gampong Mibo (Muhammad Yusuf), Gampong Geuceu Meunara (Aidil Azhary, SH).
Kegiatan ini mengusung tema: “Penguatan Kompetensi Kepala Desa untuk Tata Kelola Desa yang Inovatif, Inklusif, dan Berkelanjutan.” berlangsung di Kampus Universitas Indonesia, Depok, tanggal 29 Juni – 2 Juli 2026
Berdasarkan surat Kemendagri, kegiatan tersebut diikuti sebanyak 868 kepala desa dari seluruh Indonesia, dibagi dalam dua angkatan, masing-masing berjumlah 434 peserta.
Setiap kabupaten/kota mengirimkan dua kepala desa yang dinilai memiliki inovasi, praktik baik, maupun terobosan dalam penyelenggaraan pemerintahan desa.
Program ini menjadi wadah peningkatan kapasitas kepala desa melalui kolaborasi antara pemerintah dan perguruan tinggi, guna memperkuat tata kelola pemerintahan desa yang adaptif, profesional, dan berorientasi pada pembangunan berkelanjutan.
Melalui pembelajaran yang berbasis praktik, kolaborasi, dan inovasi, diharapkan para kepala desa mampu menghadirkan pelayanan publik yang semakin berkualitas serta mewujudkan desa yang maju, mandiri, dan sejahtera.


