Wagub Bubarkan Panitia PWN 2010

* Pembangunan Seulawah Scout Camp Terus Berlanjut

BANDA ACEH – Wagub Muhammad Nazar yang juga Ketua Kwartir Daerah (Kwarda) Gerakan Pramuka Aceh, Jumat (10/12) sore, di Anjong Mon Mata Banda Aceh membubarkan Panitia Perkemahan Wirakarya Nasional (PWN) VII 2010. Nazar menegaskan pembangunan Seulawah Scout Camp terus berlanjut untuk mempertahankan fungsi utamanya sebagai pusat kegiatan dan perkemahan Pramuka Aceh, seperti halnya Cibubur serta sebagai pusat wisata pendidikan (edutourism) dan wisata lingkungan (ecotourism).
Prosesi pembubaran Panitia PWN 2010 itu juga dihadiri Ketua DPRA Hasbi Abdullah, pejabat yang mewakili Pangdam dan Kapolda Aceh, para kepala SKPA, wakil bupati/wakil wali kota dari sejumlah kabupaten/kota, jajaran Pengurus Kwarda/Kwarcab, unsur panitia, dan berbagai pihak yang terlibat dalam pelaksanaan PWN VII 2010. Ketua Sangga Kerja PWN 2010, Romi Amrizal melaporkan, tingkat keberhasilan bidang bakti PWN 2010 sejak 29 November hingga 6 Desember 2010 mencapai 85 persen dan sisanya akan dilanjutkan oleh rekanan masing-masing. Sedangkan bakti penunjang mencapai 100 persen, seperti rehabilitasi kandang satwa dan kebersihan lingkungan termasuk penempatan tong sampah. Bahkan, untuk kegiatan wisata, seperti ke Banda Aceh dan Sabang, animo peserta luar biasa, sehingga panitia harus menambah jumlah armada.  “Terima kasih atas bantuan Wagub Aceh selaku Ka Kwarda, andalan kwarda, tokoh-tokoh masyarakat, organisasi sosial/kemasyarakatan, dan ulama hingga berbagai kegiatan PWN 2010 sukses,” kata Romi yang juga Ketua DKD Aceh.

Dilanjutkan
Ka Kwarda Gerakan Pramuka Aceh yang juga Ketua Panitia PWN VII 2010, Muhammad Nazar menyatakan, dalam sejarah kepramukaan, PWN 2010 merupakan yang cukup berhasil bahkan yang paling sukses karena dibuka oleh Presiden dan ditutup oleh Wapres.  Kegiatan selama seminggu itu, menurut Nazar telah memberikan manfaat langsung kepada masyarakat, terutama pedagang kecil. “Dalam seminggu, seorang pedagang mie bakso, misalnya mengaku mendapatkan uang hingga Rp 120 juta. Ini benar-benar luar biasa. Ada 500 pedagang kecil di arena maupun sekitar scout camp. Mereka berharap kegiatan itu diperpanjang, tetapi tidak mungkin,” kata Nazar.

Pembangunan Seulawah Scout Camp, kata Nazar akan terus dilanjutkan, karena itu dia berharap DPRA mengalokasikan anggaran untuk itu. Bahkan, dalam APBN juga akan dialokasikan. “Pak Presiden sudah berjanji akan kembali lagi ke Aceh untuk meresmikan Seulawah Scout Camp. Kita berharap tahun depan bisa dirampungkan,” kata Wagub Aceh. Menandai pembubaran Panitia PWN VII 2010, Ka Kwarda Pramuka Aceh memberikan piagam penghargaan kepada perwakilan dari berbagai pihak yang telah membantu suksesnya kegiatan berskala nasional tersebut. “Terima kasih untuk semuanya. Kita telah buktikan, Pramuka mampu mengangkat nama daerah, dan itu akan tetap kita pertahankan,” demikian Wagub Aceh.(nas)

sumber : http://www.serambinews.com/

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*