Penggunaan TTG Meningkat

BANDA ACEH – Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat (BPM) Aceh, Dr Aulia Sofyan mengatakan, jumlah penggunaan teknologi tepat guna oleh masyarakat terus meningkat. Hal itu disampaikannya dalam sambutannya pada pembukaan acara Presentasi Finalis Lomba Inovasi Teknologi Tepat Guna (TTG) se-Aceh IV di Hotel Sulthan, Peunayong, Banda Aceh.
“Realita menunjukkan bahwa pemasyarakatan dan penggunaan teknologi tepat guna dikalangan masyarakat sudah menunjukkan perkembangan yang menggembirakan. Karena itu, Pemerintah Aceh senantiasa mendukung apapun bentuk kreativitas dan inovasi TTG yang dihasilkan oleh warga masyarakat,” ujarnya dalam sambutan yang dibacakan oleh Sekretaris BPM Aceh, M Taufik Setiawan, tadi malam.

Even Lomba Inovasi TTG Se-Aceh IV yang diselenggarakan sejak beberapa waktu lalu, kemarin mencapai puncaknya, yaitu presentasi dan praktek/demo TTG oleh para finalis yang terpilih berdasarkan penilaian dewan juri.

Penerapan dan pengembangan teknologi tepat guna, menurutnya, harus senantiasa berbasis pada kebutuhan masyarakat, potensi dan kearifan lokal, dengan mengacu pada nilai-nilai sosial budaya yang berakar pada adat istiadat dan syariat.

“Dengan demikian diharapkan kepada para penemu/pengembang, baik dari kalangan pelajar, mahasiswa, guru, akademisi, lembaga-lembaga peneliti, maupun pemerhati TTG harus secara inovatif merancangbangun TTG yang berkemampuan untuk dapat memecahkan berbagai persoalan yang dihadapi oleh masyarakat,” ujarnya.

Dia juga mengungkapkan, melalui lomba seperti ini diharapkan dapat menjaring ide-ide kreatif dan inovatif yang merangsang keinginan masyarakat untuk menemukan TTG. Baik dari kalangan pelajar, mahasiswa, akademisi, instansi pemerintah, swasta dan lainnya, guna menghasilkan produk inovasi TTG dan menjaring hasil teknologi yang dapat memacu percepatan pengembangan dunia usaha. Sehingga proses adopsi dan inovasi teknologi dapat menumbuhkembangkan industri kecil dan menengah di gampong-gampong yang pada akhirnya bermuara pada pertumbuhan ekonomi masyarakat, dan menambah pendapatan asli daerah. Lomba Inovasi ini juga diharapkan dapat dijadikan sebagai salah satu barometer terhadap kemajuan TTG yang telah dikembangkan di kalangan masyarakat.

“Agar pelaksanaan Lomba Inovasi ini berkelanjutan, kami minta kepada unsur-unsur terkait yang membidangi program penerapan dan pengembangan TTG baik di provinsi maupun di kabupaten/kota untuk dapat membuat terobosan-terobosan baru dengan memperbanyak melakukan penelitian, rancangbangun dan inovasi-inovasi baru sehingga akan muncul TTG yang berkualitas unggul dari hasil karya cipta masyarakat,” harapnya.

Sementara itu, pihak panitia mengatakan, Lomba Inovasi TTG se-Aceh IV ini sekaligus merupakan salah satu langkah persiapan dalam rangka keikutsertaan Aceh pada acara Gelar Teknologi Tepat Guna Nasional XIV di Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau yang direncanakan akan dilaksanakan pada Oktober 2012. Sehingga, lomba inovasi TTG ini juga dijadikan sebagai ajang seleksi terhadap TTG unggulan berbasis potensi dan kearifan lokal yang layak untuk dipamerkan dan diperlombakan pada even Gelar TTG Nasional XV tersebut.(*/th)

sumber : http://aceh.tribunnews.com

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*